Cara Membuat Rencana Bisnis Selama Masa yang Tidak Terduga

Rencana bisnis dapat menjadi panduan pertumbuhan yang penting dan menjadi batu ujian juga bagi sebuah perusahaan

Membuat rencana bisnis dapat menjadi tantangan bahkan di saat-saat terbaik sekalipun. Tetapi kombinasi dari resesi, keresahan sosial, dan pandemi global dapat membuat sebuah perencanaan untuk masa depan terasa seperti sebuah ‘permainan’ yang tidak pasti.

Rencana bisnis dapat menjadi panduan pertumbuhan yang penting dan menjadi batu ujian juga bagi sebuah perusahaan. Jika perusahaan mencari investasi atau pinjaman luar, investor mungkin ingin melihat rencana bisnis perusahaan untuk masa depan. Membuat satu rencana bisnis dapat membantu perusahaan dalam mendesain model skenario dan menemukan pendekatan terbaik di masa yang tidak terduga, seperti saat ini.

Ini adalah proses perencanaan yang merupakan nilai, bukan hasilnya.” kata Daniel Feiman, Direktur Pelaksana Build It Backwards, sebuah perusahaan konsultan manajemen Redondo Beach, California. “Proses perencanaan, ketika dilakukan dengan benar, mengharuskan kita untuk mengeksplorasi opsi, mengabaikan asumsi, membuat keputusan, dan mengimplementasikan keputusan itu.”

Untuk mendapatkan hasil maksimal dari situasi atau masa yang tidak terduga ini (volatile times). Beberapa langkah-langkah yang dapat diikuti sebagai berikut:

  • Pahami Jenis Rencana Perusahaan

Mempersempit tujuan rencana merupakan cara yang tepat untuk memulai. Rencana operasional biasanya dibuat atau dipetakan pada satu tahun sebelumnya di evaluasi, dan dilakukan identifikasi rencana yang menjadi prioritas. Jika itu sulit dilakukan, maka pemimpin perusahaan harus mencari solusi untuk kepentingan jalannya bisnis. Selain itu dalam membuat rencana perusahaan, salah satu hal penting lainnya yaitu membuat sebuah mitigasi risiko, karena membuat mitigasi risiko pada setiap kegiatan perusahaan akan menjadi solusi pencegahan bagi kejadian di masa yang tidak terduga ini.

  • Kenali Pelanggan

Selain memahami jenis rencana yang perusahaan butuhkan, perusahaan juga harus memiliki pemahaman yang kuat tentang pelanggan dan bagaimana mereka dipengaruhi oleh volatilitas. Tetap berkomunikasi dengan pelanggan dan mengumpulkan informasi tentang harapan pelanggan. Itu akan membantu perusahaan beradaptasi dengan kebutuhan mereka dan mengantisipasi apakah rencana pengeluaran mereka telah berubah sementara atau jika mereka membuat lebih banyak perubahan jangka panjang pada operasi bisnis mereka.

  • Mengintegrasikan desain pemikiran

Integrasi desain pemikiran dapat sangat membantu dalam rencana bisnis. Berikut strategi desain pemikiran yang dikembangkan oleh Sekolah Desain Universitas Stanford:

  1. Wawancarai target pelanggan untuk mengembangkan empati terhadap mereka.
  2. Kembangkan kepribadian pelanggan yang mencakup poin-poin rasa sakit.
  3. Brainstorming ide-ide untuk menyelesaikan masalah mereka dan melayani persona.
  4. Kembangkan versi ide perusahaan yang disederhanakan sehingga perusahaan bisa mendapat umpan balik.
  5. Uji dan dapatkan umpan balik pada prototipe. Sempurnakan sampai perusahaan melakukannya dengan benar.
  6. Nilai kekuatan perusahaan
  • Memetakan Rencana Kontinjensi

Ketika perusahaan mulai merencanakan operasi bisnis dan membuat proyeksi keuangan, pastikan untuk memasukkan “bagaimana seandainya” dalam rencana. “Bagaimana Seandainya” adalah bentuk pengidentifikasian risiko bisnis. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko potensial sebanyak mungkin.

Namun, jika risiko tersebut tidak dapat terhindari perusahaan harus menjalankan rencana kontinjensi.

  • Perbarui secara teratur

Sebuah bisnis atau perusahaan yang baik adalah yang tidak tertutup dari isu yang berkembang. Isu yang berkembang adalah masukan bagi perusahaan untuk mengatur rencana bisnis yang dinamis mengikuti era. Sebuah rencana bisnis tidak statis, karena rencana bisnis adalah dokumen hidup yang dapat disesuaikan melihat keadaan yang terjadi, termasuk di masa yang tidak terduga ini.

Dari 4 (empat) strategi penyusunan rencana bisnis, dapat kita simpulkan yaitu kegiatan penyusunan rencana bisnis sangat baik, karena dapat membantu sebuah perusahaan dalam merancang masa depan demi berkelanjutan bisnis perusahaan tersebut.

Artikel Lainnya:

Bagaimana Perusahaan Dapat Maksimalkan Model Bisnis Freemium

Cara Mengatasi Risiko Terbesar Dalam Bisnis

Business Model Innovation

Adopsi dari Gwen Moran (Legal Zoom, 20 Juli 2020)

Post Author: Nurul Amalia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *